Pesan

Sunday, December 18, 2016


18 Desember 2016 - 23. 17

Hai...
Lagi-lagi nama itu muncul lagi di jendela pesan ponselku. Manyapa memanggil meminta diperhatikan. 

Iya Kai? Ada apa?
Itu jawaban terbaik yang bisa aku berikan. Mataku berat, seharian jalan-jalan bersama Bumi membuatku lelah. Aku ingin tidur.

Belum tidur? Kamu lagi ke tempat Bumi ya?
Basa-basimu menyebalkan, Kai. Paling-paling tak ada hal penting yang ingin kamu bicarakan. Paling-paling kamu sedang kesepian karena tak lagi punya waktu bersama tunanganmu itu.

Belum kok. Iya, aku lagi main ke tempat Bumi sejak kemarin

"Ta, chat sama siapa sih? Udah malem lho. Tidur sana," Bumi yang baru selesai dari mencuci mukanya masuk ke kamar dan mengagetkanku. Aku tersenyum sambil menariknya duduk di sebelahku.
"Temenku, yang. Biasa lagi random malem-malem pengen curhat. Bentar lagi aku tidur kok, tapi temenin dulu ya. Kalau aku udah tidur, baru kamu pindah ke kamar sebelah," jawabku sambil memeluknya.
"Iya, aku temenin. Tapi aku sambil ngerjain tugasku ya. Nggak apa kan sayang?" lalu Bumi mengelus rambutku.
"Okay. Tapi jangan malem-malem banget tidurnya, kalau ngantuk dilanjut besok aja tugasmu ya. Kasian kamu, pasti capek habis jalan-jalan seharian," Bumi menarik selimut lalu mencium keningku.
"Iya, sayang. Tidur dulu sana, good night."

Kemana aja hari ini Ta? Seru dong, lama nggak ketemu Bumi juga kan ya kamu
Begitu pesanmu yang muncul lagi, tapi tak akan aku buka hingga esok pagi. Bodoh kamu Kai, tak tahu waktu sampai menjelang tengah malam pun masih mengirim pesan padaku.

--

21 Desember 2014 - 01.27

Hahaha dasar gila kamu Kai! Bisa-bisanya kamu bilang kamu punya rasa yang sama ke aku, padahal kamu sudah punya pacar -_-

Nggak apa, Ta. Kamu itu kemungkinan yang sepertinya bakal aku semogakan juga.

Hehe. Makasih ya Kai. It means a lot :) 
Kamu kapan tidur?

Sama-sama Ta. Nggak apa-apa kan kalau kita begini?
Nanti, nunggu kamu tidur dulu

Nggak apa, Kai. Bisa sama kamu saja aku udah senang kok :)
Okay, aku tidur sekarang ya kalau begitu, biar kamu juga tidur

Okay Ta, selamat tidur :)

Selamat tidur juga, Kai :)

--

18 Februari 2014 - 02.39

Maaf Ta... Tapi aku sudah nggak bisa kayak gini lagi sama kamu. Aku nggak bisa ninggalin pacarku. Aku harus tanggung jawab dan menuhin janji aku ke dia. Maaf banget, Ta... Seandainya kamu yang dateng duluan, bukan dia, aku bakal milih kamu kok. Aku juga hancur Ta harus bilang ini semua ke kamu, tapi kalau ini semua kita lanjutkan, aku makin nggak bisa ninggalin kamu, dan aku juga bakal makin bersalah ke dia. Maaf Ta, aku harus kristalkan semua perasaanku ke kamu, entah sampai kapan. Semoga kamu bisa ngerti Ta

Aku hanya bisa membaca pesan dari Kai berkali-kali. Jariku gemetar karena aku menangis begitu hebat, hingga tak kuat untuk menulis pesan balasan. 

--

19 Desember 2016 - 06.12

Pesan Kai semalam masih belum aku buka. Aku berjalan ke kamar Bumi pelan tanpa bersuara. Ia di sana, tertidur pulas sambil memeluk guling. Mulutnya sedikit terbuka, lucu sekali. Ku pandang layar ponselku, pesan Kai masih di sana, tak terbaca.

"Semuanya sudah selesai, Kai," kataku dalam hati sambil menekan layar tempat pesannya berada.



Hapus pesan?

Ya





18 Desember 2018,
Untuk yang selesai bahkan sebelum dimulai

You Might Also Like

0 comment(s)