FoodyJournal: Nasi Bebek Sinjay

Friday, December 30, 2016

Sejak saya pulang ke rumah, akhir pekan saya seringkali saya habiskan untuk jalan-jalan. Bukan atas inisiatif saya sendiri sih sebenarnya. Orang tua saya kebetulan selalu ada acara saat weekend, dan mau nggak mau saya harus ikut karena nggak diijinkan di rumah sendiri (Adik saya, Farhan, masih di asramanya). Alhasil hampir setiap weekend tenaga saya terkuras karena harus tebar senyum dan ngobrol-ngobrol lucu dengan orang-orang baru yang saya temui saat jalan-jalan (Saya introvert by the way).

Bertepatan dengan long weekend Natal, orang tua saya sudah merencanakan acara jalan-jalan lain untuk kami sekeluarga. Jalan-jalan kali ini tujuan utamanya adalah ke Madura dan Malang. Madura, tepatnya Sumenep, karena dari sana Ayah saya berasal, dan Malang, karena Tante saya (Adiknya Mama) tinggal di sana. Kebetulan Farhan juga sudah libur sekolah dan pulang ke rumah. Mama dan Ayah saya juga sengaja mengambil cuti dari tanggal 19 Desember, sehingga selama seminggu penuh kami berempat pindah tempat tinggal di mobil karena sepanjang perjalanan Mama dan Ayah mampir ke rumah teman-teman semasa kuliahnya.

Dalam perjalanan ke Madura kali ini, Mbah Kakung saya juga ikut serta. Nggak sampai Sumenep sih, cuma sampai Bangkalan, karena di Bangkalan Tante saya sudah menunggu dan nantinya menjemput Mbah untuk diajak ke Malang lebih dulu. Nah, Mbah Kakung saya ini sudah lama banget nggak main ke Madura. Terakhir pas tahun 2006, saat menjemput saya pindahan ke Pati. Karena lama nggak ke timur itu, Mbah penasaran sama Jembatan Suramadu, dan juga sama salah satu kuliner terkenal di Madura, yaitu Bebek Sinjay.



Bebek Sinjay itu apa sih?
Ini dia penampakan Bebek Sinjaynya


Well, kalau saya bilang, Bebek Sinjay ya bebek goreng. Tapi entah kenapa saya merasa bebek gorengnya itu istimewa banget. Mulai dari ukuran dan rasa bebeknya, porsi nasinya, terus kremesnya, dan yang nggak boleh dilupakan adalah sambal mangga muda atau sambal pencitnya yang khas.

Sambal pencit yang bikin makanmu makin nikmat
Daging bebeknya itu gurihhhhhh (liat h-nya ada berapa) dan empuk banget. Ukurannya juga gede! Bebek goreng ini disajikan dengan nasi hangat yang porsinya banyak (banget) dan juga sambal pencit plus lalapan segar. 


Dimana lokasinya? 
Kalau ada yang berniat ke sini, lokasi Warung Bebek Sinjay ini ada di Jalan Raya Ketengan No. 45, Burneh, Bangkalan. Kalau mau ke tempat ini, dari tol Jembatan Suramadu lurus terus sampai mentok, lalu belok kiri sekitar 5 kilometer ke arah Bangkalan. Warungnya ada di kanan jalan dan buka dari pagi sampai sore sekitar pukul 4, tapi bisa lebih cepat tutupnya kalau bebeknya sudah habis.

Loket tengah untuk pesan dan bayar, kanan untuk ambil pesanan yang dibawa pulang, kiri untuk mengambil minuman 

Kalau yang ini loket buat ambil pesanan yang dimakan di tempat

Warung Bebek Sinjay ini selalu ramai pengunjung. Walaupun ramai, nggak usah khawatir nggak kebagian tempat duduk karena warungnya gede banget! Sebesar lapangan futsal kalau boleh saya bandingkan. Kalau sudah sampai, cari tempat duduk dulu sebelum pesan makanan. Setelah itu tunjuk satu orang untuk pesan makanan sekaligus membayarnya. Struk pembayaran itu nantinya dipakai untuk mengambil makanan dan minuman yang sudah dipesan. Khusus untuk pengambilan Bebek Sinjay goreng dan nasinya, kita harus antri berdasarkan nomor antrian yang tertera di struk ya. Nggak terlalu lama kok, tapi kadang tersendat karena bebek gorengnya harus di-refill dari dapur. Satu porsi paket Bebek Sinjay dan minumannya (bisa pilih es teh manis, teh botol, atau air mineral botol) dijual seharga Rp 25.000 saja. Worth banget kok sama makanan yang didapatkan!


Mbak dan Mas yang siap melayani pesananmu :D

Nah, buat kamu yang berencana liburan ke Jawa Timur, nggak ada salahnya kamu menyeberang ke Madura untuk mampir ke warung Bebek Sinjay ini. Selain bisa jalan-jalan melihat pemandangan Jembatan Suramadu, perutmu juga bisa ikut senang setelah makan Bebek Sinjay! :D


You Might Also Like

2 comment(s)

  1. Busettt ga jodoh pas liburan natal kmarin. Aku ke semarang, kau ke malang. Kalau ke malang fix kudu meetup, ntar tak ajakin ke ayam nelongso wkwkw

    www.extraodiary.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku udah mau kontak km pas itu, Nez. But I saw your instagram story yang kamu lagi di Semarang jadi ya nggak jadi :D Next time okay! Kamu kalo ke Jogja bilang aku! I stay in Jogja right now hehe

      Delete