Kamu dan Cahaya Berpendar

Sunday, July 05, 2015



Orang bilang, akan ada satu pertanda kalau kita bertemu dengan jodoh kita. Entah itu tanda lewat angin yang berdesir, lewat wewangian di sekitar, atau lewat cahaya yang berpendar.
Awalnya aku tak percaya, tapi saat pertama kali kita bertemu, aku melihat pendar cahaya mengagumkan di sekelilingmu. 
Kamu ingat kan, saat kamu tak sengaja menjatuhkan bolpoinmu dan berkata "Ups", 105 hari 3 jam 23 menit dan 2 detik yang lalu? 
Aku yang sedang melayani customer di samping counter tempatmu menabung, menjadi tersihir karena ada cahaya berkilauan di sekitarmu.
Cahaya itu tak pernah hilang, 
bahkan ketika aku hanya bisa melihat sosokmu dari semua akun sosial media yang kamu punya, 
atau saat aku melihatmu dari seberang tempatmu berdiri saat menunggu taksi, 
atau saat aku berpura-pura membeli obat dan mengantri di belakangmu.
Sungguh, cahaya indah berkilauan di sekelilingmu membuat kamu yang cantik, menjadi lebih dan lebih dan lebih cantik dari wanita mana pun di dunia ini.
Bahkan saat kamu ketakutan seperti sekarang, 
saat kamu menangis dan mencoba berteriak saat ku usap rambutmu, 
dan saat kamu berusaha sekuat tenaga melepas ikatan tangan dan kakimu dari kursi di ruang kerjaku,
cahaya yang berpendar di sekelilingmu justru semakin terang dan semakin menambah kecantikanmu.
Tak salah kan, kalau aku bilang kamu itu jodohku? 

You Might Also Like

0 comment(s)