Hujan Yang Memenjarakan

Wednesday, July 01, 2015

Hujan pernah memenjarakanku di satu halte bis berwarna kuning usang
Aku merutuki kedatangannya karena ku ingat saat itu aku tak punya payung untuk berlindung
Tapi tak lama ada satu pesan singkat masuk dan mau tak mau aku tersenyum
"Bengong sambil menunggu bis itu tidak baik," itu isi pesannya
Ku jawab saja, "Lho, kamu dimana memang? Kok bisa lihat aku?"
"Kamu yang bilang kalau kepo itu nggak boleh bilang-bilang," jawabmu lagi
Ku tarik semua rutukanku tentang hujan tadi, sehabis baca pesanmu, tak apa rasanya aku dipenjara hujan lebih lama
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hujan pernah memenjarakanku di satu sudut warung kecil di ujung jalan
Aku merutuki kedatangannya karena ku ingat ada laptop di tasku dan aku juga tak punya payung untuk berlindung
Tapi tak lama ada satu pesan singkat masuk dan mau tak mau aku tersenyum
"Kamu kehujanan? Laptopmu bagaimana? Jangan lupa bersih-bersih, nanti habis maghrib aku kasih film yang kamu minta," itu isi pesannya
Ku jawab saja, "Ini aku sedang berteduh. Malas ganti baju, nanti juga mau keluar lagi kan. Sampai rumah juga nanti kering sendiri"
"Jorok deh. Kan jadi lembab dan bau," jawabmu lagi
Ku tarik semua rutukanku tentang hujan tadi, sehabis baca pesanmu, tak apa aku basah kuyup, tapi jangan dipenjara hujan lebih lama, aku ingin cepat bertemu denganmu
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hujan pernah memenjarakan aku dan kamu, kita, di warung ayam penyet dekat tikungan
Kamu, dan sambal yang tak kamu habiskan 
Aku, dan laptop yang baterainya hanya tersisa 7% 
Dan hujan, yang membuat kita tak bisa pulang cepat-cepat
Kamu, dan tetesan air hujan yang sengaja kamu mainkan
Aku, yang diam tersihir karena perpaduan magis antara kamu, hujan, dan sinar lampu jalan 
Aku tak lagi merutuki hujan yang memenjarakan
Kali ini aku rela dipenjara hujan lebih lama, asal aku terpenjara hujan bersamamu




1 Juli 2015
Untuk Tuan, dan hujan tanggal 19 Desember
Gambar dari sini

You Might Also Like

0 comment(s)