Yang ke 20

Wednesday, February 04, 2015

source

Hari itu kembali lagi. Mengulang tanggal yang pernah saya lewati sebelumnya. 22 Januari, yang ke 20 sejak pertama kali saya lahir ke dunia. 

Apa yang berbeda dari 22 Januari yang sebelumnya? Kini usia saya berawalan dua, ayah bilang sudah mendekati dewasa. Selama ini sejujurnya saya terperangkap dalam sebutan "anak kecil" dari teman-teman saya, terperangkap kemudian menikmati dan menjalani sebutan itu. Tapi ketika saya harus bertemu lagi dengan 22 Januari, saya disadarkan bahwa saya sudah tidak patut lagi bersikap, bersifat kekanakan. Benar kata Ayah, saya sudah dekat dengan dewasa, dan saya harus belajar dewasa.

Tapi sejujurnya saya ketakutan saat saya sadar saya tak lagi berada di lingkaran belasan. Semua target yang saya rencanakan, semakin dekat dengan due date-nya, semakin keras terasa tamparannya sekedar mengingatkan agar diwujudkan. Dan lagi, katanya saat masuk usia 20 tahun, maka semua keputusan yang diambil akan memberikan efek yang bersifat permanen. Apa lagi namanya kalau tak menakutkan? Ah ya, mengerikan. 

Dan ketika 22 Januari datang lagi, lagi-lagi saya diberondong doa dan harapan dari orang-orang yang saya sayang. Yang yah, menambah ketakutan saya sebenarnya, kalau-kalau doa itu tak bisa terkabul karena kebodohan yang saya lakukan. Saya takut jadi orang yang mengecewakan, jadi orang yang tak bisa membuat sekitar saya bahagia. Yah, tapi tetap, terima kasih untuk segala doa baik yang diberikan, semoga Allah berbaik hati mengabulkan, dan semoga doa baik itu berbalik ke semua yang memberikan.

Tak banyak yang saya harap di pergantian usia yang juga jadi gerbang menuju dewasa saya kali ini. Saya hanya meminta agar Allah menjaga saya sehingga tidak bertindak bodoh yang berakibat fatal untuk saya dan orang-orang di sekitar saya, mengingatkan saya untuk selalu bersyukur atas apa yang saya punya, menguatkan semangat dan kemampuan saya agar bisa mewujudkan semua mimpi yang saya buat sendiri, dan merendahkan ego, emosi, dan segala pikiran-pikiran buruk yang selama ini selalu saya coba kendalikan dengan usaha lebih.

Semoga dilancarkan!

You Might Also Like

0 comment(s)