Tiga Pagi

Sunday, February 15, 2015

Tiga pagi,
Dan mataku masih saja tak mau pejam barang sekejap
Tiga pagi,
Dan aku masih tersesat dalam pikiran-pikiran yang memaksaku mengingatmu secara lengkap
Tiga pagi,
Dan aku teringat akan mata jenakamu yang bahkan barang sedetik saja tak bisa tak ku tatap
Tiga pagi,
Dan aku merasakan segala sentuhmu yang membuatku rindu berada meringkuk dalam dekap
Tiga pagi,
Dan segala pertanyaan tentangmu kembali bergema, membuatku muak namun tak juga menyadarkan agar aku lantas berhenti menaruh harap

You Might Also Like

0 comment(s)