Laki-laki Hebat Sepanjang Masa #2

Sunday, October 09, 2011

Laki-laki hebat lain yang pernah aku kenal adalah Kakekku, ayah dari Mamaku. Sosoknya sedikit lebih tinggi dariku, kulit putih bersih, dan mata sedikit sipit. Beliau adalah salah satu diantara sedikit orang yang tak pernah memarahiku, bahkan berbicara dengan nada tinggi padaku pun tak pernah.

Hal yang paling ku ingat dari Kakekku adalah bagaimana beliau sangat menyayangiku. Setiap aku menginap di rumahnya, beliau pasti mengajakku pergi berdua untuk makan sate kambing. Beliau juga akan memintaku untuk tidak pulang terlalu cepat dengan berbagai rayuan terutama rayuan makanan enak. Beliau juga akan menciumku setelah aku mencium tangannya. Beliau akan selalu bertanya tentang universitas yang akan aku tuju saat aku lulus SMA nanti. Beliau juga yang memberiku nasihat-nasihat tentang kehidupan, saat aku sedang ada masalah berat. Beliau juga yang mengajariku bagaimana caranya ikhlas dengan apa yang Allah berikan, tanpa mengeluh sedikitpun bagaimanapun keadaannya.

Saat aku kecil, aku selalu tidur bersama kakekku saat aku berkunjung ke rumah beliau ataupun saat beliau menginap di rumahku. Beliau akan memelukku erat hingga aku pun merasa sangat aman. Beliau juga yang mau menggantikan kedua orang tuaku mengambil raport saat orang tuaku ada acara yang tak bisa ditinggalkan. Saat aku meminta beliau memakai topi kesayangannya saat pengambilan raportku, beliau melakukannya. Aku ingin teman-temanku tau bahwa aku punya kakek yang keren ;)

Setelah sholat subuh, beliau selalu berdzikir lamaaa sekali. Lalu beliau akan keluar kamar sekitar pukul 6 pagi, dan akan langsung mengaji kitab kuning hingga pukul tujuh. Aku selalu suka saat sholat berjamaah bersama kakekku, dan mendengar beliau melafalkan “waladdhollin” dengan lafal yang sangat khas.

Aku ingat semua kebiasaan yang kakekku selalu lakukan. Dan hal-hal itulah yang membuatku menangis saat teringat kepada sosok kakekku. Aku takut kehilangan kakekku, sangat takut. Bahkan aku tak tau apa jadinya hidupku jika suatu saat Allah memanggilnya. Aku sering berdoa agar kakekku bisa melihat aku berkeluarga, seperti apa yang diutarakan kakekku beberapa waktu yang lalu. Semoga saja Allah mau berbaik hati dan mengabulkan doaku :)

Teruntuk kakek paling hebat sedunia, H. Anwar Sanusi

You Might Also Like

0 comment(s)